Skip to Content

Blog Archives

Ivan Nestorman

Perajut Neo-Tradisi, Ivan Nestorman, Merilis Maxi-Single Yang Masing-Masing Bertajuk ‘One Limen’ dan ‘Dance In 7/8’

Ivan Nestorman merupakan salah satu musisi asal Indonesia Timur, yaitu Flores, NTT. Sosok ini dikenal sebagai salah satu musisi yang sukses memperkenalkan cita rasa musik dari Flores ke seantero Indonesia, bahkan ke seluruh dunia. Tak hanya berkutat dalam musik tradisional, Ivan Nestorman mengembangkannya ke dalam ekspresi musik modern. Dan bahan utamanya adalah kekayaan bunyi bahasa Flores. 

Dari segi instrumen, Ivan Nestorman menggunakan musik-musik akustik dengan bunyi-bunyian sederhana, seperti gitar, piano, hingga alat musik tradisional NTT, Sasando. Komposisi musik tersebut dipadukan dengan lirik berbahasa Manggarai, dengan penekanan pada eksplorasi bunyi kata-kata. 

Ivan Nestorman sejak lama dikenal sebagai perajut Neo-Tradisi. Neo-Tradisi sendiri memiliki pengertian sebagai musik kontemporer yang memadukan unsur tradisional dengan yang kekinian. Bagi Ivan, Neo-Tradisi adalah bagaimana cara dirinya menyampaikan musik tradisi dalam bentuk yang lebih universal dan bisa lebih mudah dipahami oleh para pendengar dari berbagai macam kebudayaan. Musik Neo-Tradisi yang dibawakannya bisa saja menjelma menjadi berbagai macam genre, mulai dari Jazz hingga Reggae.

Begitu banyak karya yang telah dirilis oleh Ivan Nestorman, baik dalam bahasa asing maupun bahasa daerah. Di tahun 2024 ini, Ivan Nestorman kembali merilis karya Maxi-Single yang masing-masing diberi tajuk ‘One Limen’ dan ‘Dance In 7/8’

 

TENTANG ‘ONE LIMEN’

Lagu ‘One Limen’ menjadi sebuah pertanda akan kepasrahan manusia kepada Tuhan penciptanya. One Limen sendiri memiliki arti di tangannya, maka dari itu arti dari lagu ini sendiri dimana manusia pasrah di hadapan penciptanya karena meyakini bahwa segala sesuatu ada dalam tanganNya, tangan Tuhan. 

Lagu ini mengandung unsur Jazz, namun tetap dibalut dalam nuansa Folks. Lirik dalam lagu ini ditulis dalam bahasa asli dari Nusa Tenggara Timur. 

Melalui ‘One Limen’, Ivan Nestroman ingin memperkenalkan lebih lagi mengenai tradisi Nusa Tenggara Timur, dan ingin menyampaikan pesan bahwa segala sesuatu yang kita hadapi, kita butuhkan diserahkan pada Tuhan sang pencipta, karena hanya Ia yang tahu apa yang terbaik untuk kita.

 

TENTANG ‘DANCE IN 7/8’ 

‘Dance In 7/8’ merupakan sebuah lagu yang menggunakan birama 7/8 sama seperti Waltz Yunani. Lagu ini bercerita tentang keceriaan seorang musisi ketika menemukan sebuah irama bernama Dolo-Dolo, artinya sebuah irama yang membuatnya senang sama seperti ketika dirinya menemukan seorang kekasih. 

Lagu ini dibawa menggunakan lirik berbahasa Inggris dengan sentuhan Jazz indah di dalamnya, baik dalam progresinya dan juga cara penyampaiannya.

Melalui Maxi-Single ini, Ivan Nestorman berharap agar karyanya semakin dikenal oleh masyarakat luas dan diterima baik para pendengarnya. ‘One Limen’ dan ‘Dance In 7/8’ sudah dapat didengarkan pada seluruh Digital Streaming Platform kesayangan kalian. 

 

 

 

 

Debora Jemadu – Kembali

Debora Jemadu ‘Kembali’ Berkarya Melalui EP Terbarunya

Debora Jemadu merupakan seorang gitaris sekaligus vokalis asli Manggarai, NTT. Memiliki ketertarikan yang lebih dalam bidang musik membuat Debora menjalankan karirnya di dunia musik secara independen sejak tahun 2015. 

Tahun 2015, Debora memulainya dengan merilis sebuah single berjudul ‘Setrika’, kemudian dilanjutkan dengan merilis beberapa single lainnya, seperti ‘Changing’ (2019), ‘Should Have Been’ (2020), ‘Euphoria’ (2020), ‘Maneutas’ (2020), ‘Pemenang’ (2021), ‘Jakarta’ (2022), dan ‘Intertwined Wings’ ft. Shann Theodora (2023). Di tahun 2018, Debora sempat merilis sebuah EP berjudul ‘Sahaja’ yang dirilis hanya dalam bentuk fisik. Dalam setiap karya-karya yang berhasil diciptakannya, Debora memanjakan para pendengarnya melalui suaranya yang lembut, alunan nada-nada dari alat musik yang identik dengan progresi chord manis serta menghadirkan suara yang tak terduga, dan juga lirik-lirik yang bercerita tentang cinta dan kehidupan yang dialami olehnya.

Setelah menjalani kesibukan sebagai seorang pengajar selama 6 tahun, Debora Jemadu kembali berkarya lewat EP terbarunya yang berjudul ‘Kembali’. Berisikan empat lagu yang masing-masing diberi judul ‘Selamanya’, ‘Dewi’, ‘Know What You Want’, dan ‘Peluk’ dimana masing-masing memiliki artinya tersendiri bagi seorang Debora Jemadu.

Melalui EP ‘Kembali’ ini, Debora berharap karya ini menjadi sebuah titik baru perjalanan bermusik bagi dirinya serta menjadi cerita baru bagi para pendengar musiknya. EP ‘Kembali’ sudah dapat didengarkan dalam DSP kesayangan kalian!

 

 

 

 

Albert Fakdawer – MJ

Terinspirasi Dari Sang Buah Hati Tercinta, Albert Fakdawer Merilis Single Terbaru Bertajuk ‘MJ’ Sebagai Langkah Awal Karya-Karya Kedepannya

Musisi berbakat yang memiliki darah Papua, Albert Fakdawer, dikenal melalui karya-karyanya yang bergenre R&B, Pop serta Gospel. Begitu banyak karya yang telah diciptakan oleh Albert, salah satunya yaitu EP ‘Aku & Cinta’ yang dirilis di tahun 2023 lalu. Albert juga sering melakukan kolaborasi dengan beberapa musisi yang memiliki fokus di genre yang sama dengannya, antara lain Barry Likumahuwa, Jordy Waelauruw dan lain sebagainya.

Di tahun 2024 ini, Albert kembali merilis single terbarunya yang diberi judul ‘MJ’. Single ini diciptakan oleh dirinya sendiri yang terinspirasi dari anaknya dan judul dari single ini sendiri diambil dari inisial anaknya yang bernama Musa Jerime. ‘MJ’ bercerita tentang pengamatan Albert yang dilakukan setiap hari selama hidup bersama dengan Musa. Dalam lirik, Albert bukan mengambil sudut pandang dirinya ke Musa, melainkan bagaimana sudut pandang sang anak terhadap kehidupan di sekitarnya. Dalam hal ini, Albert menempatkan dirinya sebagai Musa dan membayangkan kira-kira apa yang ada di pikiran dan dunianya.

Single ini hanya memakan waktu sehari untuk proses pembuatannya, dikarenakan sebenarnya lagu ini berangkat dari konten Albert pada sosmednya yang berjudul #SemingguSelagu dengan durasi 1 menit 30 detik. Namun karena lagu ini spesial bercerita tentang anaknya, Albert memutuskan untuk menjadikan lagu ini sebagai sebuah single yang harus didengarkan oleh semua orang. Menurut Albert, lagu ini sangat cocok untuk dinikmati di kala jalan pagi atau sore, karena lagu ini Albert kemas dalam suasana yang chill sehingga dapat membuat orang yang mendengarnya dapat ikut larut dalam lantunan lagu ini. Selain itu, lirik dalam ‘MJ’ dapat dengan mudah dinikmati serta dipahami oleh para pendengar. Single ini akan menjadi starting point bagi karya-karya Albert kedepannya dari sisi musik, lirik yang sesuai dengan nilai kehidupan yang dipercayai oleh Albert dan narasi dari karya yang akan dirilis selanjutnya oleh Albert dimulai dari single ini atau dimulai dari anaknya.

Melalui single ‘MJ’, Albert berharap agar para pendengar dapat enjoy dengan kehidupan yang dijalani saat ini. Satu pesan dari Albert, “nikmati setiap momen dalam hidup ini, karena memang hidup ini cuma 1 kali dan tidak akan keulang lagi. Apa yang kita tinggalkan untuk generasi selanjutnya, akan mencerminkan kita di mata mereka.”

Single ‘MJ’ dapat didengarkan pada 29 April 2024 di seluruh DSP kesayangan kalian!

 

LYRICS

MJ – Albert Fakdawer

VERSE

Terjaga diriku termenung

selaras tetesan embun pagi

Bergegas bangunkan dirimu

Bersiaplah sambut mentari!

Pre CHORUS

Hari mulai (dan) ku berlari (yeah) kesana (oh)

dan kemari (oooo)

Bersemangat (yeah) tuk meraih dapatkan apa yang ku ingini

CHORUS

Kemanapun ku pergi

Sedih takkan tinggal Di hati

Nikmati masa ini

Tak sadar takkan terulang lagi

VERSE

Perlahan surya telah diujung

Seirama jangkrik pun bernyanyi

Ku lekas memeluk dirimu Bersiap lewati malam ini

Pre CHORUS

Hari usai (dan) ku kembali (yeah) tutup mata

Dan berbaring mengharapkan esok pagi dapatkan apa yang ku ingini

CHORUS

Kemanapun ku pergi

Sedih takkan tinggal Di hati

Nikmati masa ini

Tak sadar takkan terulang lagi

SONG CREDITS

Arranged by Albert Fakdawer & Jordy Waelauruw

Produced, Song, Lyrics by Albert Fakdawer

Mixed and Mastered by Rayendra Sunito

 

 

 

 

 

Lauren Tjahjoseputri – Tuhan Tak Tinggalkan

Lauren Tjahjoseputri – Tuhan Tak Tinggalkan

Seburuk apapun hal yang kita lakukan dalam kehidupan ini, percayalah bahwa Tuhan tak akan pernah meninggalkan kita.

Album ‘Tuhan Tak Tinggalkan’ karya Lauren Tjahjoseputri menjadi salah satu pengingat bahwa Tuhan tak akan pernah pergi meninggalkan kita, walaupun kita merasa tak mampu, tak layak dan berada di titik terendah tetap yakin bahwa kita memiliki Tuhan yang selalu ada untuk kita. Terdapat 3 track lagu yang siap membangun iman kepercayaan kita pada Tuhan.

Lauren Tjahjoseputri berharap melalui album ini semakin banyak orang yang imannya bertumbuh dan semakin percaya bahwa hanya Tuhan satu-satunya penolong sejati dalam hidup kita. Album ‘Tuhan Tak Tinggalkan’ sudah dapat didengarkan dalam DSP kesayangan kalian!

Track List

  1. Tuhan Tak Tinggalkan
  2. AnugrahMu Cukup
  3. Hidup Karena Percaya

 

 

 

 

 

Care City Worship – Supranatural

Care City Worship – Supranatural

Umumnya, supranatural memiliki arti sebagai kejadian yang berhubungan dengan alam beserta dengan isinya yang berada diluar nalar manusia pada umumnya. Bagi umat Kristiani, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Yesus Kristus adalah hal yang supranatural, karena segala perbuatan yang dilakukan-Nya melampaui akal manusia. Melalui perbuatan-Nya yang ajaib, banyak sekali orang yang membenci-Nya dan memilih untuk menyalibkan Dia. Maka dari itu, pada Jumat Agung seluruh umat Kristiani memaknai Jumat Agung sebagai hari kematian Yesus Kristus untuk menebus setiap dosa yang dilakukan oleh kita manusia. Di hari Jumat Agung ini, biarlah pujian dan penyembahan terus mengalir sebagai ungkapan syukur atas perbuatan Yesus Kristus bagi hidup kita.

Rasa syukur tersebut dibagikan oleh Care City Worship yang baru saja merilis album vol.1 bertajuk ‘Supranatural’. Berisikan 12 track lagu yang menunjukkan rasa syukur sekaligus bangga memiliki Tuhan seperti Yesus Kristus.

Biarlah album ini dapat menjadi berkat bagi setiap orang yang mendengarnya. Album ‘Supranatural’ sudah dapat didengarkan pada seluruh DSP kesayangan kalian!

Track List 

  1. Supranatural
  2. Tuhan Mengadakannya
  3. Timbul Seperti Emas
  4. I Belong To You
  5. Tanpa Tuhan Sia Sia
  6. Tuhan Yang Bela
  7. Yesus Baik Bagiku
  8. Yesus Batu Penjuru
  9. Yesus Hidupku
  10. Tanda Ajaib
  11. Tangan KananMu
  12. Lahir Raja Mulia

 

 

 

 

Yura Yunita – Keluarga

Arti Menjadi Keluarga Tersampaikan Dalam Single Terbaru Yura Yunita Bertajuk ‘Keluarga’

Keluarga menjadi salah satu tempat paling nyaman untuk berbagi cerita serta menunjukkan keceriaan lewat tawa. Tak ada kata yang sempurna untuk menjelaskan betapa bahagianya saat bersama keluarga. Arti menjadi keluarga tersampaikan dalam single terbaru Yura Yunita bertajuk ‘Keluarga’.

Single ‘Keluarga’ menjadi salah satu lagu dari karya-karya terakhir mendiang Bung Glenn Fredly yang belum sempat diselesaikan dan juga dirilis. Lagu ini diciptakan oleh Bung sebagai bentuk cintanya terhadap keluarga. 

Dibawakan oleh Yura Yunita, membuat lagu ini begitu indah dan sangat mengena di hati para pendengarnya. Perpaduan antara suara Yura Yunita yang begitu lembut dengan lirik yang begitu bermakna membuat lagu ini menjadi sebuah karya yang sangat spesial. Single ‘Keluarga’ akan hadir sebagai Original Soundtrack film Glenn Fredly The Movie yang akan tayang di bulan April 2024. 

‘Keluarga’ diharapkan dapat meninggalkan bekas di hati serta pikiran para pendengarnya. Single ‘Keluarga’ sudah dapat didengarkan dalam seluruh Digital Streaming Platform kesayangan anda!

Lyric

Yura Yunita – Keluarga (OST Glenn Fredly The Movie)

Berkumpul dalam suasana yang tak ternilai harganya 

Berbagi tawa dan cerita

Dibesarkan dalam suka duka bersama kita lewati

Cerita ini akan teruji

Setiap asa ini dan semua memori 

Kan menuai makna di masa nanti

Tak ada kata kata yang sempurna 

Kita semua punya cerita 

Tersimpan untuk kita kenang

Dan kelebihan serta segala kekurangan 

Semoga membuat kita mengerti 

Artinya menjadi Keluarga

 

 

 

 

Chairis Yoga – Terima Kasih Guru Indonesia

Rachel Levina – Light and Blue

Elizabeth Rachel Levina, seorang musisi yang lahir di Jakarta, 29 Maret 1999 yang memulai perjalanan musik sejak umur 6 tahun dan berkesempatan untuk menempuh pendidikan musik secara formal di Sekolah Menengah Musik Perguruan Cikini dengan konsentrasi instrumen Cello. Kemudian, Rachel melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Jakarta dengan konsentrasi instrumen Piano Klasik. Rachel menunjukkan keseriusannya dalam bermusik dengan tergabung dalam orkestra nasional mengiringi peringatan Hari Kemerdekaan di Istana Merdeka, Gita Bahana Nusantara 2016 dan 2018, solo cello dalam Konser Bandung Rizky Febian 2020, Konser Perak Padi 2022, dan Java Jazz Festival 2023, dirinya juga aktif mengikuti lomba menulis lagu anak, menulis dan mengaransemen lagu dalam beberapa format orkestra. Berdasarkan pengalamannya dalam bermusik, akhirnya di tahun 2024 ini Rachel memantapkan langkahnya untuk merilis sebuah single bertajuk ‘Light And Blue’

‘Light and Blue’ menggambarkan bintang dan ombak laut. Dalam kehidupan ini, setiap orang pasti melewati musim kehidupan yang berbeda-beda, terkadang kita merasakan bahagia, dan sering juga kita merasa putus asa. Ketika ombak kehidupan datang, seringkali kita kehilangan arah dan pengharapan, namun ketika kita menghadap ke langit, disitulah bintang menyinari harapannya. Artinya, setiap orang punya dan akan menemukan bintangnya masing-masing. Bagi Rachel, cello dan musik adalah ‘terang’ bagi dirinya, yang membuat kuat dan bertahan ketika ombak kehidupan menerpa.

Single ‘Light And Blue’ sudah dapat didengarkan pada seluruh Digital Streaming Platform kesayangan kalian!

 

Song Credits

Written & Produced by Rachel Levina

Cello : Rachel Levina

Piano : Rachel Levina

Guitar : Daniel Robinsar

Double Bass : Joshua Alexander

Drum : Hansen Arief

Flute : Samuel Sipahutar

Clarinet : Kamal Zidane

Bassoon : Stepahine Marcia

Mixing & Mastering : Rayendra Sunito

Artwork Designer : Anggita Choirunnisa

 

 

 

 

Glenn Fredly By Rumabeta Foundation

Yayasan Ruma Beta merupakan sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh mendiang musisi legenda Tanah Air, Glenn Fredly, pada tahun 2011. Ruma Beta menjadikan musik sebagai bahasa penghubung yang bertujuan untuk memberikan dampak positif dalam Sosial Budaya, Pendidikan dan Lingkungan hidup di Indonesia. Melalui Yayasan Ruma Beta, Glenn Fredly berhasil mewujudkan seluruh cita-citanya bagi tanah air dengan menyelenggarakan beberapa kegiatan, seperti Jaga Indonesia, KAMI (Konferensi Musik Indonesia), Kelas Bumi dan Tanda Mata Glenn Fredly.

Chairis Yoga – Terima Kasih Guru Indonesia

“TERIMA KASIH GURU INDONESIA” –

Chairis Yoga feat. Sahlendra, Gege and Damar

Lagu-lagu anak memiliki peranan sentral dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai sarana ekspresi diri dan pendidikan dalam rangka meningkatkan hidup dan kualitas manusia. Lagu anak yang baik sudah sepatutnya mengandung ajaran moral yang disampaikan melalui lirik-lirik di dalamnya. Sebab itu, anak-anak sejak dini perlu mendapatkan asupan lagu khususnya berbahasa Indonesia agar dapat mengembangkan karakter anak karena mengandung nilai religiositas, kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, kreativitas yang menstimulasi rasa ingin tahu, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, peduli lingkungan, bersahabat, gotong-royong dan cinta kasih.

Six Sounds Project (S.S.P.) – Dimana Kita

Six Sounds Project – Dimana Kita

Untuk kisah yang sedang berjalan namun dalam pertanyaan.

Six Sounds Project adalah sebuah Pop Band yang terbentuk di Bandung pada tahun 2014 dengan personil Jos sebagai “Vokalis”, Hiro sebagai “Gitaris”, Rayan sebagai “Bassist”, Ezra sebagai “Keyboardist”, Fahmi sebagai “Drummer” dan Widi sebagai “Saxophonist”, dengan sebagian besar terinspirasi oleh musik dan musisi tahun 90-an dan 2000-an.

YOUR SHOPPING CART

title_goes_here