Skip to Content

Category Archives: Catalogue

Glenn Fredly – Kacau Galau

Glenn Fredly

Pria yang memiliki nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamalo sudah menitih karir musik profesionalnya sejak tahun 1995, ketika menjadi vokalis “Funk Section”. Pada tahun 1998, ia meluncurkan album debut sebagai penyanyi solo yang bertajuk “Glenn”. 

Sebagai artis solo pria, Glenn meraih banyak penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI), Piala Maya untuk lagu Kembali Ke Awal (ost. Twivortiare) & Cahaya Dari Timur. Tidak hanya di dalam negeri, Glenn juga mendapat penghargaan dari Anugerah Industri Musik Malaysia untuk kategori Album Indonesia Terbaik pada tahun 2000 dan Lagu Terbaik Pilihan Pendengar di Planet Musik Award, Singapura, pada tahun yang sama.

Pria yang lahir pada tanggal 30 September 1975 ini, wafat pada 8 April 2020. Meskipun secara fisik tugasnya selesai, namun karya-karyanya abadi, tetap mewangi. Selesai, bukan berakhir.


Instagram


Youtube

Ecky Lamoh – Always

Ecky Lamoh

Ecky Lamoh atau sering juga disebut Eki Lamoh dilahirkan dengan nama Alexander Theodore (lahir di Jakarta, 13 Juli 1961; umur 61 tahun) adalah seorang penyanyi rock solo dan mantan vokalis grup Rock Edane dan Elpamas.

Pada tahun 1983 Ecky tidak pernah berhenti bermusik mulai memperlihatkan bakatnya yang luar biasa kepada publik melalui jalur musik Rock yang Eki tekuni secara diam – diam sejak usia 9 tahun. Di mana kala itu ada beberapa kelompok musik yang berasal dari Inggris seperti Deep Purple dan Led Zeppelin yang sangat mempengaruhi pembentukan Eki sejak masih usia dini itu. 

Pada 26 Mei 2019 Ecky Lamoh merilis lagu yang berjudul ‘Always’ (Tresno Karo Kowe). Lagu yang diciptakan Ecky menggunakan Bahasa Jawa ini sukses didengarkan oleh para pendengar karena viewersnya mencapai 10.000 di kanal youtube resminya. Lagu ‘Always’ ini menceritakan tentang kecintaan terhadap pasangannya yang selalu abadi tak akan pernah lekang oleh waktu.


Instagram


Youtube

Ivan Nestorman – Legacy Chapter One

Ivan Nestorman

Ivan adalah musisi dengan selera kontemporer. Ia tidak berkutat hanya dalam pakem musik tradisional, namun mengembangkannya ke dalam ekspresi musik modern. Dan bahan utama dalam musik-musiknya adalah kekayaan bunyi bahasa Flores. Ivan Nestorman, musisi asal Flores, Nusa Tenggara Timur. Sosok ini tercatat sebagai salah satu musisi yang sukses memperkenalkan cita rasa musik dari Flores ke seantero
Indonesia, bahkan dunia.

Dari segi instrumen, Ivan menghadirkan musik-musik akustik dengan bunyi-bunyian yang sederhana, menggunakan alat seperti gitar, piano, hingga alat musik tradisional NTT, sasando. Komposisi musik itu ia padukan dengan lirik berbahasa Manggarai, dengan penekanan pada eksplorasi bunyi kata-kata.


Instagram


Youtube

Nicky Tirta

PACU SEMANGATMU

Hotumese Choir – Saya Mau Ikut Yesus

Hotumese Choir

Hotumese Choir merupakan kelompok paduan suara dari Universitas Pattimura di Teluk Ambon, Maluku. Pada tahun 2018, Hotumese Choir membawa harum nama bangsa Indonesia dengan meraih prestasi di Spanyol. Mereka mendapat peringkat pertama, Champion – Gold Medal pada dua kategori, yaitu Mix Choir & Popular Choral Music. Dua gelar itu kemudian bertambah menjadi tiga setelah di akhir acara Hotumese Choir mendapat predikat Outstanding Performances. Pada tahun 2019 Hotumese Choir menyanyikan lagu ‘Saya Mau Ikut Yesus’ yang sudah diaransemen ulang sesuai dengan karakteristik dari Hotumese Choir.


Instagram


Youtube

Glenn Fredly – Romansa Ke Masa Depan

Glenn Fredly

Pria yang memiliki nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamalo sudah menitih karir musik profesionalnya sejak tahun 1995, ketika menjadi vokalis “Funk Section”. Pada tahun 1998, ia meluncurkan album debut sebagai penyanyi solo yang bertajuk “Glenn”. 

Sebagai artis solo pria, Glenn meraih banyak penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI), Piala Maya untuk lagu Kembali Ke Awal (ost. Twivortiare) & Cahaya Dari Timur. Tidak hanya di dalam negeri, Glenn juga mendapat penghargaan dari Anugerah Industri Musik Malaysia untuk kategori Album Indonesia Terbaik pada tahun 2000 dan Lagu Terbaik Pilihan Pendengar di Planet Musik Award, Singapura, pada tahun yang sama.

Pria yang lahir pada tanggal 30 September 1975 ini, wafat pada 8 April 2020. Meskipun secara fisik tugasnya selesai, namun karya-karyanya abadi, tetap mewangi. Selesai, bukan berakhir.


Instagram


Youtube

Glenn Fredly – Ada

Glenn Fredly

Pria yang memiliki nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamalo sudah menitih karir musik profesionalnya sejak tahun 1995, ketika menjadi vokalis “Funk Section”. Pada tahun 1998, ia meluncurkan album debut sebagai penyanyi solo yang bertajuk “Glenn”. 

Sebagai artis solo pria, Glenn meraih banyak penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI), Piala Maya untuk lagu Kembali Ke Awal (ost. Twivortiare) & Cahaya Dari Timur. Tidak hanya di dalam negeri, Glenn juga mendapat penghargaan dari Anugerah Industri Musik Malaysia untuk kategori Album Indonesia Terbaik pada tahun 2000 dan Lagu Terbaik Pilihan Pendengar di Planet Musik Award, Singapura, pada tahun yang sama.

Pria yang lahir pada tanggal 30 September 1975 ini, wafat pada 8 April 2020. Meskipun secara fisik tugasnya selesai, namun karya-karyanya abadi, tetap mewangi. Selesai, bukan berakhir.


Instagram


Youtube

The Bakuucakar

ISOSESSION

P-Frozen

MAMAMIA

Ibrani Pandean – Pedoman Hidup

Ibrani Pandean

Ibrani Pandean merupakan singer-songwriter bassist yang baru saja mengeluarkan single berjudul ‘Pedoman Hidup’. Ia bergabung ke dalam sebuah band bernama Branade yang sudah menetaskan dua buah single berjudul ‘Bulat Atau Datar’ dan ‘Pergi’. Selain itu, Ibrani Pandean juga seorang session bass player untuk beberapa soloist dan band ternama di Indonesia, seperti Ahmad Dhani Band, Dewa 19, Titi DJ, Glnn Fredly, Isyana Sarasvati, Yovie Widianto, dan lain-lain. Selain menjadi aktif menjadi musisi, Ibrani Pandean juga aktif di channel Youtubenya dengan konten yang membahas tentang strugglenya musisi di Indonesia dengan nama ‘CIGITU AJEH VLOGS’.


Instagram


Youtube

YOUR SHOPPING CART

title_goes_here