JAKARTA, Juni 2026 – Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, ada ruang-ruang tenang yang hanya

bisa dibangun oleh waktu dan kesetiaan. Menandai momen berharga ulang tahun pernikahan yang ke-
13, Panji Dewantoro Project resmi merilis sebuah karya musik yang sangat personal berjudul “Tiga Belas

Musim”. Lagu ini diciptakan khusus oleh Panji Dewantoro sebagai dedikasi mendalam dan kado cinta
yang tulus untuk sang istri.
Melalui untaian lirik yang sederhana namun jujur, “Tiga Belas Musim” menangkap esensi dari sebuah
perjalanan domestik yang matang. Judul lagu ini menjadi simbol dari dinamika, pasang surut, serta
keindahan komitmen yang telah diukir bersama selama lebih dari satu dekade.
Sisi emosional lagu langsung terasa sejak bait pertama dibuka:
“Waktu tak pernah menunggu / Tapi kita terus bertumbuh”
Penggalan tersebut menggambarkan bahwa meski waktu terus bergulir, kedewasaan cinta justru
semakin mengakar kuat. Puncaknya, lagu ini menegaskan arti kehadiran sang istri bukan hanya sebagai
pendamping, melainkan sebagai rumah tempat kembali:
“Dinda, tiga belas musim bersama / Mengukir cerita-cerita sederhana / Saat hari berjalan begitu
panjang / Aku tahu ke mana harus pulang”
Secara aransemen, “Tiga Belas Musim” dikemas dalam balutan genre bossa nova jazz yang kental
dengan nuansa intim dan hangat. Sentuhan ritme yang tenang namun mengalun sengaja dirancang agar
pendengar dapat merasakan ketulusan dari setiap baitnya. Lagu ini merayakan kesederhanaan hidup
yang justru menjadi fondasi paling kokoh dalam sebuah hubungan.
Melalui rilisnya lagu ini, Panji Dewantoro Project berharap “Tiga Belas Musim” tidak hanya menjadi
catatan harian bagi sepasang kekasih, tetapi juga mampu menjadi lagu tema (soundtrack) bagi siapa
saja yang sedang merayakan komitmen, rasa syukur, dan indahnya menemukan tempat “pulang” yang
sejati.

AUDIO & PRODUCTION CREDITS
Judul Lagu: Tiga Belas Musim
Artis: Panji Dewantoro Project
Lirik & Komposer: Panji Dewantoro
Genre: Bossa Nova Jazz
Tanggal Rilis: 16 Juni 2026

LIRIK LAGU
“Tiga Belas Musim”
Song & Lyric by Panji Dewantoro

Waktu tak pernah menunggu
Tapi kita terus bertumbuh

Dinda, tiga belas musim bersama
Mengukir cerita-cerita sederhana
Saat hari berjalan begitu panjang
Aku tahu ke mana harus pulang