Skip to Content

Category Archives: Press Release

MANUMATA_NEWS

Manumata merupakan grup hip-hop asal Ambon yang menyuarakan mimpi, perdamaian, dan keseharian anak-anak melalui musik. Dengan semangat dan lirik yang sangat dekat dengan kehidupan mereka, Manumata hadir membawa warna tersendiri dalam skena musik hip-hop Indonesia. 

 

Grup ini dibentuk oleh rapper Eros Riry di Ambon tahun 2010. Manumata diperkuat oleh empat rapper, yaitu Jho, Uthe, Oscar, dan Ever. Menariknya, saat pertama kali dibentuk, keempat personilnya masih duduk di bangku sekolah dasar.

Nama Manumata mulai dikenal luas setelah seorang YouTuber mengunggah video mereka saat menunjukkan kemampuan rap layaknya rapper dewasa. Video tersebut menarik perhatian publik hingga Manumata kerap mendapat undangan untuk tampil di stasiun televisi swasta nasional serta konser di berbagai kota di Indonesia. 

Salah satu pencapaian berharga Manumata adalah penampilan mereka di Synchronize Fest 2018. Dalam festival musik yang memasuki tahun keempat penyelenggaraannya itu, Manumata hadir sebagai penampil anak-anak sekaligus mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya grup asal Maluku yang tampil di festival tersebut. 

Perjalanan musikal Manumata juga terangkum dalam album bertajuk Manumata, yang memuat 10 lagu dengan karakter rap energik dan penuh dengan semangat. Album ini turut menghadirkan kolaborasi dengan sejumlah musisi Indonesia, di antaranya Tompi, Iwa K, dan Teddy Adhitya.

Melalui musik, Manumata membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk berkarya dan menyampaikan pesan yang bermakna. 

Dengarkan album Manumata di seluruh platform musik digital favorit kalian sekarang juga!

IBE – MEMORI

Setiap orang memiliki cerita yang pernah terjadi, perasaan yang pernah singgah, dan kenangan yang meninggalkan jejak. Berangkat dari hal-hal tersebut, IBE wajah baru di industri musik Indonesia asal Palopo ini menghadirkan mini album terbarunya, yang diberi tajuk MEMORI. Berisikan beberapa karya yang merangkum berbagai cerita dan perasaan dalam balutan musik Pop Punk.

Memiliki latar belakang sebagai drummer, IBE tak membatasi eksplorasi musiknya pada satu instrumen saja. Rasa cintanya terhadap musik membawanya untuk memainkan berbagai instrumen sekaligus terlibat dalam proses penciptaan hingga produksi musiknya. 

Melalui MEMORI, IBE menuangkan beragam cerita, pengalaman, perasaan, dan kenangan yang dekat dengan kehidupan manusia. Setiap lagu hadir dengan karakter dan kisahnya masing-masing, namun memiliki benang merah yang sama: tentang sesuatu yang pernah hadir, dirasakan, lalu meninggalkan kesan dalam perjalanan hidup.

Namun, MEMORI tak hadir untuk menceritakan satu kisah secara utuh. Mini album ini justru memberikan ruang bagi setiap pendengar untuk menemukan cerita mereka sendiri. Pengalaman yang berbeda dapat membawa makna yang berbeda pula ketika setiap lagu didengarkan.

Energi khas Pop Punk menjadi warna utama dalam MEMORI, berpadu dengan sisi emosional yang hadir dari cerita-cerita di balik setiap lagunya. Perpaduan tersebut menjadi cara IBE untuk menghadirkan musik yang tetap enerjik, namun memiliki ruang untuk membawa pendengar kembali pada pengalaman dan perasaan yang pernah mereka miliki. 

Mini album MEMORI didistribusikan melalui Musik Bagus dan tersedia di berbagai platform musik digital, sehingga dapat dinikmati oleh pendengar dari berbagai kalangan. 

Bagi IBE, MEMORI bukan sekedar kumpulan lagu. Lebih dari itu, mini album ini menjadi cara untuk mengabadikan cerita dan perasaan melalui musik. Sebuah ruang tempat kenangan dapat kembali hadir, dengan makna yang mungkin berbeda bagi setiap orang. 

—

IBE – MEMORI

 

Tracklist: 

  1. Tak Bisakah Kau Mengerti
  2. Kau Dimana
  3. Happy Birthday
  4. Sendiri Tanpamu
  5. Jodoh Takkan Kemana
  6. Dream Never Let To Go

 

Song Credits: 

Artist : Muh. Ibrahim / IBE

Author : Muh. Ibrahim / IBE

Composer : Muh. Ibrahim / IBE & Heri Tasning / Heri

Producer : Muh. Ibrahim / IBE & Heri Tasning / Heri

Arranger : Heri Tasning / Heri

 

Cover Art : Muh. Ibrahim / IBE

Original Soundtrack “Suanggi Ilmu Kutukan”

Mutiara Films menghadirkan album original soundtrack (OST) bertajuk Suanggi Ilmu  Kutukan, sebagai bagian dari rangkaian karya musik yang mengiringi film horor Indonesia, Suanggi Ilmu Kutukan. Album ini mempertemukan sejumlah musisi, yakni Stephen Wally, Bona Pascal, JB Macho, dan Boii Soa Soa, dalam tiga lagu yang membawa pendengar menyelami atmosfer emosional hingga misterius yang menjadi bagian dari cerita film.

Album Suanggi Ilmu Kutukan terdiri dari tiga lagu, yaitu Take Me Home, Tanda Cinta, dan Wuk Wuk. Ketiganya menghadirkan warna yang berbeda, namun memiliki benang merah yang sama, yaitu menerjemahkan emosi, ketegangan, dan nuansa mistis yang melekat pada dunia Suanggi.

Berbeda dari sekedar menjadi musik pengiring adegan, ketiga lagu dalam album ini dirancang untuk dapat dinikmati sebagai karya musik yang berdiri sendiri. Setiap lagu membawa perspektif emosional yang berbeda, mulai dari rasa rindu dan keinginan untuk kembali pulang, ekspresi cinta, hingga atmosfer misterius yang memperkuat identitas film.

“Album ini merupakan bagian penting dari pengalaman menonton Suanggi. Kami ingin penonton tidak hanya mengingat kisahnya, tetapi juga membawa pulang emosi yang tersimpan dalam setiap lagu.”

Album Original Soundtrack Suanggi Ilmu Kutukan sudah bisa didengarkan pada digital streaming platform kesayangan kalian.

—

Original Soundtrack Suanggi Ilmu Kutukan

 

Tracklist: 

  1. Take Me Home
  2. Tanda Cinta
  3. Wuk Wuk

 

Credits “Take Me Home”

Artist : Stephen Wally

Author : Stephen Wally

Composer : Stephen Wally

Producer : Mutiara Films

Arranger : Stephen Wally

Mixing : Stephen Wally

Mastering : Stephen Wally

Vocal Director : Stephen Wally

 

Credits “Tanda Cinta”

Artist : Bona Pascal, JB Macho, Boii Soa Soa

Author : Bona Pascal, JB Macho

Composer :  Bona Pascal, JB Macho

Producer : Mutiara Films

Arranger :  Bona Pascal, JB Macho

Mixing : Pace Rental

Mastering : Pace Rental

Vocal Director :  Bona Pascal, JB Macho

 

Credits “Wuk Wuk”

Artist : Bona Pascal, JB Macho, Boii Soa Soa

Author : Bona Pascal, JB Macho

Composer :  Bona Pascal, JB Macho

Producer : Mutiara Films

Arranger :  Bona Pascal, JB Macho

Mixing : Pace Rental

Mastering : Pace Rental

Vocal Director :  Bona Pascal, JB Macho

 

Press Release – Sudut Kota Jogja

Kota Yogyakarta selalu menyimpan sejuta cerita, ruang rindu, dan kenangan yang tak lekang oleh waktu. Setiap sudut jalannya menyimpan jejak langkah yang membekas, menjadi saksi bisu atas kisah-kisah yang pernah ada. Menangkap esensi kerinduan yang mendalam tersebut, sebuah karya musik terbaru berjudul “Sudut Kota Jogja” resmi dirilis untuk menemani para pendengar yang rindu akan kehangatan kota budaya ini.

Lagu “Sudut Kota Jogja” membawa pendengar menyusuri lorong-lorong memori, menghadirkan nuansa keakraban seperti kembali ke rumah sendiri. Dengan lirik yang puitis namun membumi, lagu ini menyampaikan pesan bahwa seberapa pun banyak hal yang telah berganti di kota tersebut, sebuah tempat selalu tahu bagaimana menyambut kembali orang-orang yang merindukannya.

Penggalan lirik pada bagian reff merangkum emosi hangat dari lagu ini:

“Menari di bawah lampu kota / Di mana senyummu masih ada / Lagu ini tentang kita / Yang tersimpan di sudut kota Jogja“

Melalui perpaduan melodi yang syahdu dan lirik yang dekat dengan keseharian, “Sudut Kota Jogja” didedikasikan bagi siapa saja yang memiliki memori emosional mendalam di kota istimewa tersebut, tentang kisah, tawa, dan kenangan yang abadi di setiap sudutnya.

Single “Sudut Kota Jogja” kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital kesayangan Anda. Mari bernostalgia dan temukan kembali potongan kisah Anda di sudut kota Yogyakarta. 

Judul Lagu : Sudut Kota Jogja

Artis : Panji Dewantoro Project

Lirik & Komposer : Panji Dewantoro

Genre : Indie Pop / Folk-Pop

Tanggal Rilis : 4 September 2026

Link Pre-Save :  

LIRIK LAGU

 

Sudut Kota Jogja

Aku kenal kota ini

Seperti aku kenal rumah sendiri

Setiap jalan, setiap pagi

Masih menyimpan jejak kami

 

Aku kenal kota ini

Meski banyak yang telah berganti

Kalau suatu hari aku tersesat

Kota ini tahu jalan pulangku lagi

 

Reff:

Menari di bawah lampu kota

Di mana senyummu masih ada

Lagu ini tentang kita

Yang tersimpan di sudut kota Jogja

 

Menari di bawah lampu kota

Di mana senyummu masih ada

Lagu ini tentang kita

Di sudut kota…

Jesus InSide Music – Kutrima Berkat

Berkat dan sukacita, damai sejahtera, hingga penyertaan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan menjadi pesan utama yang dibawa Jesus InSide Music dalam karya terbarunya, Kutrima Berkat. Lagu ini hadir sebagai pengingat bahwa di balik setiap perjalanan hidup, ada kasih Tuhan yang senantiasa menaungi dan menyertai.

Pesan tersebut tergambar sejak bagian awal lagu yang menceritakan tentang menerima berkat dan sukacita, serta damai sejahtera yang berasal dari Bapa. Berkat dalam lagu ini tak berdiri sendiri, tetapi berjalan bersama keyakinan bahwa Tuhan selalu hadir untuk menyertai dan menaungi setiap langkah kehidupan. 

Namun, lagu ini tidak berhenti pada rasa syukur atas apa yang diterima selama hidup di dunia. Liriknya juga membawa pendengar pada sebuah refleksi tentang bagaimana kehidupan seharusnya dijalani, yaitu dengan menjaga kekudusan dan berusaha hidup tanpa cela di hadapan Tuhan. 

Kerinduan itu kemudian mengarah pada sebuah pengharapan yang lebih besar, yaitu kedatangan Tuhan dan kehidupan kekal. Dengan demikian Kutrima Berkat menjadi gambaran perjalan iman, dimulai dari menerima berkat dan penyertaan Tuhan, menjalani kehidupan dengan penuh ketaatan, hingga menantikan janji kehidupan kekal bersama-Nya. 

Melalui karya ini, Jesus InSide Music mengajak pendengar untuk melihat kembali perjalanan masing-masing. Setiap berkat, sukacita, dan damai yang hadir merupakan alasan untuk bersyukur, sementara setiap langkah kehidupan menjadi kesempatan untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan. 

Lebih dari sekedar ungkapan syukur, lagu ini juga menjadi ajakan untuk berserah, menjaga kehidupan dalam kekudusan, dan tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan. Sebab, perjalanan hidup bukan hanya tentang apa yang diterima hari ini, tetapi juga tentang bagaimana setiap kehidupan dipersiapkan menuju janji-Nya yang kekal.

Dengarkan Kutrima Berkat dari Jesus InSide Music di seluruh digital streaming platform kesayangan kalian.

—

Jesus InSide Music – Kutrima Berkat

 

Lyrics

Kutrima berkat 

Dan sukacita

Damai sejahtera 

Dari Bapa

 

Menyertaiku

Menaungiku 

Di setiap langkah hidupku

 

Hidup kudus dan tak bercacat

Sempurna di hadapanMu

Sampai Kau datang 

Menjemputku

Hidup kekal selamanya

 

Song Credits

Author : Jessie Susetyo

Producer : Jessie Susetyo, Henry Cahyadi Tanijaya

Arranger : Henry Cahyadi Tanijaya

Composer : Jessie Susetyo

Vocal Director : Aldisyah Latuihamallo

Mixing & Mastering : Wiesiong Lim

 

Artwork Designed by Venny Florentina

Gewa Atlana – Hai Bintang

Ada rindu yang tak selalu bisa disampaikan secara langsung. Ada juga sosok yang saat ini telah jauh, tetapi kehadirannya selalu terasa dalam tiap langkah perjalanan hidup. Rasa itu hadir dan terekam manis dalam sebuah lagu yang bertajuk Hai Bintang. Lagu ini menjadi sebuah persembahan penuh dengan makna dari Gewa Atlana yang ditujukan untuk sang ayah, Glenn Fredly. 

Dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun Glenn Fredly pada 30 September 2026, “Hai Bintang” menjadi cara Gewa menyampaikan rasa rindu sekaligus kasihnya kepada sang ayah. Dalam lagu ini, Gewa seolah sedang mengajak  sang ayah berbicara dari kejauhan, seperti seorang anak yang masih ingin bercerita tentang apa yang dirasakannya. 

Kerinduan terhadap sosok ayah menjadi salah satu perasaan yang begitu kuat dalam lagu ini. Dikemas dengan sangat manis dalam sebuah lirik berupa percakapan sederhana nan bermakna. 

“Hai Bintang” tak hanya sebatas lagu tentang kehilangan, tetapi tentang seseorang yang begitu berarti dalam hidup. Sosok ‘Bintang’ dalam lagu ini memang merepresentasikan seseorang yang telah tiada, namun juga dapat dimaknai sebagai sosok yang kita rindukan, seseorang yang berada jauh dari kita, atau bahkan seseorang yang selalu menjadi tempat bercerita. Apapun bentuknya, ‘Bintang’ adalah seseorang yang kehadirannya meninggalkan cahaya dalam kehidupan kita.

Melalui “Hai Bintang”, Gewa tak hanya mengungkapkan rasa rindunya kepada sang ayah, tetapi juga menjadi sebuah ungkapan terima kasih kepada sosok yang telah memberikan begitu banyak kenangan, kasih, dan nilai-nilai yang tetap hidup dan menemani dalam menjalani hari-hari. 

Terima kasihku, untuk Bintangku..

Sebuah kalimat sederhana yang menjadi inti dari lagu ini, tentang rindu, cinta, dan rasa syukur kepada seseorang yang mungkin tak lagi dapat ditemui, namun akan selalu memiliki tempat di hati.

Biarlah “Hai Bintang” dapat menjadi ruang bagi siapapun untuk menyapa kembali ‘Bintang’ yang dirindukan. Karena meski tak lagi berada di sisi kita, mereka akan selalu menjadi cahaya yang menemani dari kejauhan. 

Hai Bintang karya Gewa Atlana sudah dapat didengarkan pada seluruh digital streaming platform kesayangan kalian. 

———

 

HAI BINTANG – GEWA ATLANA 

Lyrics

 

Hai bintang apa kabarmu? 

Lelahkan kau bersinar?

Setiap malam jadi teman

Menjelang tidurku

 

Hai bintang jangan menghilang

Sebelum ku terlelap

Dengarkan aku bercerita

Yang sedang kurasa

 

Andai kau disini 

Tak pergi-pergi lagi

Pasti ku bahagia

Kita akan terus bersama 

 

Meskipun kau jauh

Tetap temani aku

Terima kasihku 

Untuk Bintangku

Song Credits: 

Author : Pradea Aldi, Aurora Zelo

Producer : Pradea Aldi 

Arranger : Pradea Aldi

Composer : Pradea Aldi, Aurora Zelo

Vocal Director : Aurora Zelo @StudioRumahBeta

Backing Vocals : Aurora Zelo @StudioRumahBeta

Mixing & Mastering : Pradea Aldi @AUDEA Studio

ZOAR – Budaya Pela Gandong

Di tengah dunia yang terus bergerak dan perbedaan yang semakin mudah menjadi sekat, sebuah pesan lama dari tanah Maluku kembali menemukan ruang untuk didengar. Budaya Pela Gandong sebuah lagu terbaru dari ZOAR yang diciptakan oleh Gideon Watutamata, mengangkat kembali makna persaudaraan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku.

Bukan sekedar lagu tentang tradisi, Budaya Pela Gandong berbicara tentang bagaimana manusia memilih untuk saling merasakan, menjaga, dan berdiri bersama meski berasal dari latar belakang yang berbeda.

Pela Gandong sendiri merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Maluku yang merekatkan hubungan persaudaraan antar komunitas. Pela merujuk pada ikatan persahabatan atau persekutuan, sementara Gandong berarti saudara yang berasal dari rahim yang sama. NIlai tersebut kemudian dirangkum dalam ungkapan yang begitu kuat dan dikenal luas dalam semangat Pela Gandong: “Potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa.”

Lagu ini menjadi pertemuan antara musik, identitas, dan pesan. Sebuah karya yang berangkat dari Maluku untuk memperkenalkan ceritanya kepada pendengar yang lebih luas. 

Dengarkan Budaya Pela Gandong dari ZOAR di seluruh digital streaming platform kesayangan kalian.

ZOAR – Budaya Pela Gandong

 

Song Credits:

Artist : Gideon Watutamata, Semmy Heumasse, Richard Malaihollo, Samuel 

   Litamahuputty

Author : Gideon Watutamata

Composer : Gideon Watutamata

Producer : Igor Leonard Sopamena

Executive Producer : Gideon Watutamata

Arranger : Igor Leonard Sopamena

Mixing & Mastering : Clifford Peimahul

Director/Script Writer : Marieonie Serhalawan

Studio Recording : Studio Digital Creative 88

Guitarist : Bung Uty Anthony

Chairis Yoga – On This Special Day

Momen pernikahan bukan hanya tentang bersatunya dua hati, namun juga tentang babak baru dalam hubungan seorang ayah dan anak, terkhusus putrinya. Merayakan momen emosional ini, Chairis Yoga merilis sebuah single terbaru bertajuk On This Special Day yang dirilis bertepatan dengan hari pernikahan sang putri. 

Lirik lagu ini menggambarkan perjalanan waktu yang terasa begitu cepat, mulai dari kenangan menggendong sang buah hati untuk pertama kalinya hingga momen berjalan beriringan menuju pelaminan. Melalui baris-baris lirik yang jujur, lagu ini menangkap perspektif seorang ayah yang mengakui ketidaksempurnaannya namun tetap memberikan cinta yang tulus. 

On This Special Day menjadi sebuah refleksi mendalam tentang pertumbuhan dan keikhlasan. Liriknya menyoroti transisi dari langkah-langkah kecil di lantai rumah hingga langkah mantap sang putri untuk mengejar impian hidupnya. 

Lagu ini sengaja dirilis bertepatan dengan hari pernikahan sang putri sebagai bentuk hadiah yang abadi. Dengan melodi yang menyentuh dan lirik yang sangat bermakna, lagu ini diharapkan dapat mewakili perasaan banyak ayah di luar sana yang merasakan campuran rasa sedih dan bahagia saat mengantar putrinya ke pelaminan.

On This Special Day  sudah dapat didengarkan pada seluruh digital streaming platform kesayangan kalian. Biarlah lagu ini menjadi saksi bisu dari janji dan kasih sayang seorang ayah yang takkan pernah pudar, meski sang putri kini telah menempuh jalan hidup baru dengan pria pilihannya sendiri.

CHAIRIS YOGA – ON THIS SPECIAL DAY

 

Song Credits: 

Song & Lyrics : Chairis Yoga

Arrangement & Music : Asti Fajirani

Sound Engineer : Nic Edwin

Mixing & Mastering : Attar Nasution

Recording Studio : Music Republicain

Cover Design : Dewinta Aprilia Dwiwarda

Producer : Chairis Yoga

Dasilfa – You

Setiap pertemuan memiliki ceritanya tersendiri. Ada yang berlalu begitu saja, ada pula yang meninggalkan kesan hingga membuat seseorang berharap agar momen tersebut tak pernah berakhir. Rasa tersebut terekam manis dalam lagu terbaru dari Dasilfa yang diberi tajuk You. Dalam lagu ini, Dasilfa mengangkat kisah tentang sebuah pertemuan sederhana yang perlahan tumbuh menjadi rasa, harapan, dan keinginan untuk tetap bersama.

Cerita dalam lagu ini bermula dari sebuah momen yang sangat sederhana: 

pertemuan pertama – segelas minuman – sebuah senyuman – malam yang terasa panjang karena dihabiskan bersama.

Namun, dari momen kecil tersebut, lahir sebuah perasaan yang jauh lebih besar. Sosok yang dijumpai bukan lagi seseorang yang hadir dalam sebuah malam, melainkan seseorang yang ingin terus ada di sisi. 

Melalui You, Dasilfa menghadirkan sebuah cerita tentang bagaimana cinta terkadang berawal dari hal yang paling sederhana. Sebuah pertemuan  yang tak direncanakan dapat menghadirkan seseorang yang kemudian terasa begitu istimewa. Dan ketika seseorang telah menjadi bagian dari harapan, yang tersisa hanyalah satu keinginan, yaitu semoga ia memilih untuk tetap tinggal. 

Dengarkan You karya Dasilfa, di seluruh digital streaming platform kesayangan kalian.

DASILFA – YOU

Song Credits: 

Author : Marifa Dasilfa Akbar

Producer : Muh. Ibrahim

Arranger : Muh. Ibrahim

Composer : Muh. Ibrahim

Artwork Design : Muh. Ibrahim

Vocal Director : Muh. Ibrahim

Mixing & Mastering : Heri Tasning

Palita Project – Rabu-Rabu

Rabu-Rabu bukan sekedar judul, diambil dari khazanah bahasa Melayu Ambon kata ini menggambarkan sebuah urgensi rasa yang mewakili perasaan ingin cepat-cepat berjumpa, perasaan jatuh cinta, serta perasaan suka yang tumbuh begitu cepat. 

Rabu-Rabu hadir guna merangkum rasa rindu yang tak lagi mampu berkompromi dengan waktu, serta pertemuan yang menjadi satu-satunya penawar paling hakiki.

Album “Rabu-Rabu” karya Palita Project, menawarkan berbagai genre musik yang variatif sebagai bentuk ‘bahasa’ untuk menyampaikan rasa. Palita Project percaya bahwa semakin banyak genre yang ditawarkan, semakin kaya pula cara untuk menyampaikan perasaan cinta. Dari sentuhan pop yang manis, soul romantic yang mendalam, hingga groove yang energetik, dihadirkan dalam album ini untuk mewakili setiap fase unik dalam percintaan anak muda. 

Berisikan 10 track yang dikurasi dengan apik, album ini merangkai fragmen-fragmen cinta anak muda Maluku yang jujur, hangat, dan penuh warna. 

Perjalanan Rabu-Rabu dimulai dengan “Putih Abu-Abu”, sebuah pintu gerbang menuju nostalgia masa sekolah. Menceritakan momen magis saat pandangan pertama bertemu di lorong-lorong sekolah, menyisakan tanya dan harapan akan hari esok yang lebih cerah.  Getaran itu kemudian bertransformasi menjadi keberanian dalam “Kalau Suka Bilang Jua”, sebuah ajakan untuk jujur pada perasaan sembari menikmati langkah-langkah romantis dari Nusaniwe hingga ke Tanjong Allang. 

Kedalaman komitmen dan dinamika hubungan mulai terasa pada lagu-lagu berikut, seperti “Hayo Tuheng”, sebuah sketsa jenaka tentang kekasih yang masih sungkan atau malu di hadapan orang tua, hingga memuncak pada kesucian janji dalam “Nyong Namalatu” dan “Kasih”. Di sini, cinta bukan lagi sekadar kiasan, melainkan dedikasi seputih merpati untuk saling menjaga hingga tutup usia. 

Namun, cinta juga mengenal jarak, melalui “Tunggu” dan “Paser Putih Marthafons”, kita dibawa ke tepian pantai, menyaksikan matahari yang jatuh di tanusang sembari merajut sepi. Di titik nadir penantian inilah, gejolak itu muncul kembali melalui lagu utama, “Rabu-Rabu”. Ia menangkap esensi dari kerinduan yang mendadak menggebu, sebuah desakan jiwa untuk segera memeluk erat dan membuang jauh rasa sunyi. 

Kegembiraan pertemuan itu kemudian meledak dalam kemeriahan tradisi “Sabantar Pesta!”. Di bawah pendar lampu, dentum musik dan derap langkah dansa jojaro serta mongare merayakan kemenangan atas rindu hingga fajar menyingsing. 

Ditutup dengan musik yang energi dengan lirik puitis, yaitu “Pasti Bale”. Melalui lagu ini, kita diingatkan bahwa sejauh apapun laut memisahkan, rindu akan selalu menemukan jalan pulangnya. 

“Rabu-Rabu” adalah sebuah perayaan atas pertemuan, sebuah penghormatan bagi mereka yang sedang dilanda rindu, dan sebuah surat cinta untuk tanah Ambon yang manis. Album ini mengundang pendengar untuk merasakan kembali betapa indahnya mencintai dengan segenap jiwa yang membara.

Dengarkan album Rabu-Rabu karya Palita Project di seluruh digital streaming platform kesayangan kalian. 

—

RABU-RABU – PALITA PROJECT

Track List:

  1. Putih Abu-Abu
  2. Kalau Suka Bilang Jua
  3. Hayo Tuheng
  4. Nyong Namalatu
  5. Kasih
  6. Tunggu
  7. Paser Putih Marthafons
  8. Rabu-Rabu
  9. Sabantar Pesta!
  10. Pasti Bale

YOUR SHOPPING CART

title_goes_here