Skip to Content

Blog Archives

Momen Yang Ditunggu Akhirnya Tiba, Pengumuman Nominasi 28th Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025, Ini Dia Hasilnya!

Momen Yang Ditunggu Akhirnya Tiba, Pengumuman Nominasi 28th Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025, Ini Dia Hasilnya!

Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) merupakan organisasi independen yang sejak 1996 konsisten memberikan penghargaan tertinggi kepada insan musik kreatif Indonesia. AMI Awards hadir untuk memberikan apresiasi luar biasa kepada para musisi Tanah Air, sekaligus mendukung peningkatan kreativitas, kapasitas, dan kualitas karya musik Indonesia. Selama hampir tiga dekade, AMI telah memberikan kontribusi nyata dalam memajukan industri musik nasional.

Di tahun 2025 ini, AMI Awards kembali diselenggarakan dengan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Berhasil dilaksanakan pada tanggal 19 November 2025 bertempat di Ciputra Artpreneur, Jakarta. 

Mengusung tema “Bhineka Tunggal Suara”, AMI Awards 2025 ingin menegaskan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan keberagaman budaya, genre, dan generasi. Tema ini memberikan semangat persatuan melalui nada dan irama, sekaligus merayakan kekayaan musikal Indonesia yang lahir dari perbedaan namun berpadu menjadi harmoni. 

Tahun ini, tercatat 5.227 lagu yang terdaftar, baik dalam format single maupun album, yang dirilis pada periode 1 Juli 2024 – 30 Juni 2025. AMI mengapresiasi partisipasi serta antusiasme label, artis, serta musisi yang mendaftarkan karya-karya terbaik mereka. Hal ini menunjukkan bahwa semangat berkarya para musisi tetap membara, terlepas dari tantangan industri musik yang terus berkembang. 

AMI Awards 2025 telah menganugerahkan penghargaan dalam 63 kategori, berikut ini adalah hasil dari pemenang dalam tiap kategori:

BIDANG POP

  • Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Raisa – Terserah
  • Artis Solo Pria Pop Terbaik: Rony Parulian – Pesona Sederhana
  • Duo/Grup Pop Terbaik: The Lantis – Bunga Maaf
  • Pencipta Lagu Pop Terbaik: Siprianus Bhuka – TABOLA BALE (Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, Diva Aurel)
  • Penata Musik Pop Terbaik: S/EEK – Berharap Pada Timur (Salma Salsabil)
  • Album Pop Terbaik: Berharap Pada Timur – Salma Salsabil (Universal Music Indonesia)

BIDANG ROCK

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge – Penyangkalan
  • Album Rock Terbaik: Membangun & Menghancurkan – .Feast (Sun Eater)

 

BIDANG JAZZ

  • Artis Jazz Terbaik: Indra Lesmana – A Time For Everything
  • Artis Jazz Alternatif Terbaik: Littlefingers – Four Fights to Fibs
  • Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Dengarkanlah Radio – NonaRia (BTL Records)

 

BIDANG SOUL/R&B

  • Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Kaleb J – Di Balik Pertanda
  • Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Salon RnB, Moneva, RL KLAV, Karina Christy, Madukina, Sade Susanto, Noni – Do What We Do
  • Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Assia Keva – Looking For Love In Wrong Places
  • Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Dreane – Keluh

 

BIDANG DANGDUT

  • Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti – Dilema
  • Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: King Nassar – SAMIRA
  • Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Gusti Irawan Wibowo – Diculik Cinta
  • Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Zainul Basyar, Bulan Madhani – Berlayar Cinta
  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Rombongan Bodonk Koplo, Ncum – Calom Mantu Idaman
  • Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Arya Bhima – Menuntun Rindu (Selfi Yamma)
  • Penata Musik Dangdut Terbaik: Ricky Flo – Menuntun Rindu (Selfi Yamma)

 

BIDANG LAGU ANAK-ANAK

  • Artis Solo Anak-Anak Terbaik: Gempi – Ajaib
  • Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik: Prince Poetiray, Quinn Salman – Selalu Ada Di Nadimu (Ost. JUMBO)
  • Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik: Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya,Ilman Ibrahim Isa – Selalu Ada Di Nadimu (Ost. JUMBO) (Prince Poetiray, Quinn Salman)
  • Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik: Andi Rianto – Terima Kasih Guruku (Guruku Tersayang) (Iren Glory)

 

BIDANG ALTERNATIF

  • Artis Solo Alternatif Terbaik: Hindia – everything u are
  • Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dipha Barus, Kunto Aji, The Adams – Rima Raga
  • Album Alternatif Terbaik: Doves, ‘25 on Blank Canvas – Hindia (Sun Eater)

 

BIDANG KERONCONG

  • Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Nabila Tribin – Keroncong Rangkaian Mutiara
  • Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Keroncong Tujuh Putri – Romansa

 

BIDANG DANCE

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Bleu Clair, Jevin Julian – Space & Time

 

BIDANG ELEKTRONIKA

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus, Dzulfahmi – Minggu

 

BIDANG METAL

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: DeadSquad – Perangai Nadir
  • Album Metal Terbaik: KALATIDHA – Down For Life (BLACKANDJE RECORDS)

 

BIDANG RAP/HIPHOP

  • Artis Solo Rap/HipHop Terbaik: Ecko Show – FYP Today 2
  • Duo/Grup/Kolaborasi Rap/HipHop Terbaik: Tenxi, Jemsii, Naykilla – Garam & Madu (Sakit Dadaku)

 

BIDANG KOPLO

  • Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Denny Caknan, Bella Bonita – Sinarengan

 

BIDANG ORKESTRA

  • Karya Orkestral Terbaik: Diskoria, Alvin Witarasa – Tanah Airku (Diskoria, Alvin Witarasa, Eva Celia, Mesty Ariotedjo, Najwa Shihab)

 

BIDANG MUSIK UNTUK MEDIA VISUAL

  • Album Film Scoring Terbaik: Music From The Motion Picture JUMBO – Ofel Obaja (Visinema)

 

BIDANG MUSIK UNTUK TEATER DAN FILM MUSIKAL

  • Album Musikal Terbaik: MAR Musikal (Original Cast Recording) – Original Cast Drama Musikal MAR (ArtSwara Records)

 

BIDANG KARYA PRODUKSI

  • Karya Produksi Progresif Terbaik: LOVE IS, Jason Mountario, Sri Hanuraga, Kelvin Andreas, Rainer James – Made to Believe
  • Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: Dallu Uyee, Wizzow, Edgar Tauhid, Ras Muhamad – Santuy
  • Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, Diva Aurel – TABOLA BALE
  • Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Prince Poetiray, Quinn Salman – Selalu Ada Di Nadimu (Ost. JUMBO)
  • Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: GAC (Gamaliel Audrey Cantika) – Higher
  • Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, Diva Aurel – TABOLA BALE
  • Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: Erwin Gutawa – Swarnadwipa
  • Karya Produksi Musik Global Terbaik: Ammir Gita & Suku Cahaya Ensemble, Sujiwo Tejo, Sita Nursanti, Achi Hardjakusumah, Downey Angkiry, Yudhis Mahendra – Semar
  • Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: Yovie Widianto, Adrian Kitut – Terlalu Cinta (Yovie Widianto, Lyodra)
  • Karya Produksi Blues Terbaik: Arya Novanda, Gugun Blues Shelter – Soulless Blues
  • Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: Dere – Biru
  • Karya Produksi Kontemporer Terbaik: KUNTARI – Anak Kecil
  • Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: Yura Yunita – Tanda
  • Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: LOJ Worship – Sukacitaku (Live)

 

BIDANG PENUNJANG PRODUKSI

  • Produser Rekaman Terbaik: Jemsii – Garam & Madu (Sakit Dadaku) (Tenxi, Jemsii, Naykilla)
  • Grafis Desain Album Terbaik: Ipeh Nur, Enka Komariah, Aji Styawan – Hujan Orang Mati (Majelis Lidah Berduri)
  • Tim Produksi Suara Terbaik: Jemsii – Garam & Madu (Sakit Dadaku) (Tenxi, Jemsii, Naykilla)
  • Video Musik Terbaik: Yogi Kusuma – everything u are (Hindia)
  • Aransemen Vokal Terbaik: Dian HP, Gabriel Harvianto – MAR Medley Acapella – Melati Di Tapal Batas, Sepasang Mata Bola, Saputangan Dari Bandung Selatan, Selendang Sutra (Gabriel Harvianto, Galabby, Nisa Haryanti, MAR Ensemble)

 

BIDANG UMUM

  • Pendatang Baru Terbaik Terbaik: Prince Poetiray – Selalu Ada Di Nadimu (Ost. JUMBO)
  • Album Terbaik Terbaik: Doves, ‘25 on Blank Canvas – Hindia (Sun Eater)
  • Karya Produksi Terbaik Terbaik: Garam & Madu (Sakit Dadaku) – Tenxi, Jemsii, Naykilla


  • Video Musik Terfavorit: Stecu Stecu – Faris Adam
  • International Special Award: Indonesian Popular Song: Salma Salsabil
  • International Special Award: Japanese Popular Song: Creepy Nuts
  • Lifetime Achievement: Jopie Item, Jan Djuahana, James F Sundah

 

Selamat kepada para penerima Anugerah Musik Indonesia. Teruslah semangat berkarya!

Matthew Sayersz feat. Marclesia Karim – Seminggu

Mencintai dalam waktu yang singkat sepertinya sulit untuk dilakukan. Namun, berbeda dengan pasangan Matthew Sayersz dan Marclesia Karim, hanya dalam waktu 1 minggu cinta mereka tumbuh dan bersemi hingga saat ini. Kisah cinta mereka yang unik tersebut dituangkan dalam single terbaru yang diberi tajuk “Seminggu”.

Berdasarkan kisah nyata, lagu ini bercerita tentang dua sejoli yang dipertemukan oleh sebuah keadaan dimana secara tiba-tiba cinta tumbuh dalam waktu yang sangat singkat. Tanpa ada halangan sedikitpun mereka merespon apa yang ada di hati mereka masing-masing, sehingga hanya seminggu bertemu kemudian mereka melangkah menjalin ikatan cinta.

Ternyata tak butuh lama

Untukku bisa mendapatkan hatimu

Ternyata hanya seminggu

Untukku bisa mendapatkan cintamu

Matthew Sayersz feat. Marclesia Karim – Seminggu

Lagu bergenre Pop, R&B, dan Jazz ini diproduseri oleh Matthew Sayersz yang menggandeng Marclesia Karim, dengan latar belakang lulusan sarjana musik di Berklee College of Music-Boston, USA, untuk ikut terlibat dalam seluruh proses produksi lagu. Lagu “Seminggu” ini merupakan langkah awal untuk Matthew Sayersz dan Marclesia Karim dalam membuat album (Joint EP) yang akan segera dirilis pada akhir tahun 2025.

“Seminggu” sudah dapat kalian dengarkan pada seluruh DSP kesayangan kalian!

“SEMINGGU” CREDITS:

Executive Producer : JAGOBARENG

Producer : Matthew Sayersz

Co-Producer : Marclesia Karim

Keys : Matthew Sayersz & Marclesia Karim

Trumpet : Vermal

Voc. Editor : Marclesia Karim

Background Vocals : Matthew Sayersz & Marclesia Karim

Other Instruments : Matthew Sayersz

Mixing & Mastering engineer : Matthew Sayersz

Rinjano – I Can’t Live Without You

I Can’t Live Without You ini merupakan single ke 8 Rinjano

I Can’t Live Without You ini bercerita tentang ungkapan perasaan seseorang untuk senantiasa
ingin selalu dekat dengan Tuhannya. Dimanapun dia berada dan dalam kondisi sesulit apapun
dia, hanya kepada Tuhannya dia menyampaikan harapan dan doa.

Arranger: Endra Darmawan
Producer: Andi Darmawan
Composer: Endra Darmawan
Lyric: Andi Darmawan
Vocal: Andi Darmawan
Mixing Mastering: Anggi Hasdianto
Rinjano Published by : Mahakarya Bagus Indonesia
Distributed by : Musik Bagus Indonesia

Palita Project – Hymn In Harmony

Hymn merupakan lagu pujian rohani yang ditulis dengan struktur sastra dan musikal yang khas. Memiliki irama yang tenang, syair penuh makna, dan biasanya digunakan dalam ibadah jemaat untuk menyatakan pujian, pengakuan iman, dan pengagungan kepada Tuhan. Berasal dari tradisi gereja kuno dan terus diwariskan lintas generasi. Lirik-liriknya sering ditulis seperti puisi: teratur, dalam, dan kaya teologi. Melodinya cenderung berwibawa dan penuh khidmat. Hymn tersebut saat ini dapat ditemukan dalam buku-buku pujian, seperti Kidung Jemaat, Pelengkap Kidung Jemaat, Kidung Keesaan dan lainnya. 

 

Saat ini, tak sedikit orang beranggapan bahwa lagu-lagu yang ada dalam buku-buku pujian, terasa ‘berat’, ‘kuno’, dan ‘kurang familiar’. Hal ini disebabkan karena perubahan zaman dan semakin bertambahnya lagu-lagu yang membawa nuansa pop sama seperti lagu-lagu pada umumnya. 

 

Melihat hal tersebut, Yayasan Musik Gereja Indonesia (YAMUGER), sebagai pelopor buku-buku pujian di Indonesia, melakukan kerjasama dengan Musik Bagus untuk menciptakan sebuah karya luar biasa, dengan harapan dapat mengubah persepsi orang-orang yang mengatakan bahwa hymn terasa ‘kuno’. 

 

Di aransemen oleh vocal director & audio editor asal kota Ambon, yaitu Igor Leonard Sopamena, lahirlah Album “Hymn In Harmony” yang berisikan 11 hymn dari buku-buku pujian terbitan YAMUGER. 

 

Dibawakan secara indah dengan format akapela oleh muda-mudi asal Kota Ambon, Palita Project. Pilihan lagu yang tak asing, namun dibawakan dengan nuansa baru yang membuat para pendengar terpukau mendengar pembagian suara dari Sopran, Alto, Tenor dan Bass yang sangat menyatu. 

 

11 lagu dalam Album “Hymn In Harmony”: 

1.⁠ ⁠Indahnya Saat Yang Teduh

2.⁠ ⁠⁠Haleluya! Pujilah

3.⁠ ⁠⁠Tuhan, Betapa Banyaknya

4.⁠ ⁠⁠Di Muka Tuhan Yesus

5.⁠ ⁠⁠Kasih Paling Agung

6.⁠ ⁠⁠Tuhan, Bila Hati Kawanku

7.⁠ ⁠⁠Bila Kurenung Dosaku

8.⁠ ⁠⁠Bukan Kar’na Upahmu

9.⁠ ⁠⁠Bagi Yesus Kuserahkan

10.⁠ ⁠⁠Apapun Juga Menimpamu

11.⁠ ⁠⁠Amazing Grace (Ajaib Benar Anugerah)

 

Album “Hymn In Harmony” juga hadir dalam bentuk fisik, yaitu buku yang diterbitkan kembali oleh YAMUGER Indonesia. 

 

Dengarkan Album “Hymn In Harmony” di seluruh DSP kesayangan kalian dan jangan lupa untuk membeli buku “Hymn In Harmony” by Igor Leonard Sopamena di Official Store YAMUGER Indonesia.

 

Aldisyah – Tuhan Yang Mengasihiku

Setiap manusia pastinya pernah berada dalam posisi untuk menghadapi pencobaan dan pergumulan hidup. Seringkali ketika berada dalam posisi tersebut, manusia merasa bahwa dirinya menanggung masalah itu sendirian, dan beranggapan bahwa hal yang harus dilaluinya terasa begitu sulit serta berat untuk dilalui. Dan tak jarang ketika manusia merasakannya, mereka merasa bahwa Tuhan jahat. Padahal tanpa kita sadari, Tuhan selalu menyertai baik dalam senang maupun susah, dan Dia selalu ada di setiap jalan keluar asal kita mengandalkannya.

 

Melihat lingkungan sekitar serta mendengar beberapa kesaksian dari kerabatnya, Aldisyah merangkumnya dan menjawabnya melalui single terbarunya yang diberi judul “Tuhan Yang Mengasihiku” . Lagu yang ditulis oleh Peter Pattihahuan dan Aldisyah, memiliki pesan yang begitu mendalam, yaitu tentang kasih Tuhan bagi umatnya yang menjadi harapan dan kekuatan bagi orang-orang yang percaya dalam menjalani kehidupan. 

 

Ku punya Tuhan yang mencintaiku

Dia tak akan pernah meninggalkanku

Penyertaannya setia menjagaku, sempurna adanya

Tuhan kekuatanku, s’lalu ada sepanjang umur

Aldisyah – Tuhan Yang Mengasihiku

 

Bagi kalian yang sedang merasa bahwa perjalanan hidup terasa begitu berat karena berbagai macam pencobaan datang, sehingga merasa tak ada lagi yang harus dilakukan selain menyerah, lagu “Tuhan Yang Mengasihiku” dapat menjadi pengingat agar bahwa kita memiliki Tuhan yang penuh dengan kasih. Bukti kasihNya adalah Dia selalu ada untuk menjaga kita dan Ia berjanji untuk tak akan meninggalkan kita, penyertaannya sempurna dan rencanaNya penuh damai. 

 

Di hari Paskah, kita juga diingatkan melalui lagu ini bahwa Tuhan akan selalu mengasihi kita. Hal ini terbukti nyata melalui pengorbananNya di kayu salib. 

 

Melalui “Tuhan Yang Mengasihiku”, Aldisyah berharap karya-karyanya dapat diterima baik di telinga para pecinta musik Indonesia, dan semoga lagu ini dapat menjadi kekuatan bagi para pendengar yang sedang mengalami pergumulan. 

 

Dengarkan “Tuhan Yang Mengasihiku” di seluruh platform streaming digital kesayangan kalian! 

 

KREDIT “TUHAN YANG MENGASIHIKU”.

Ditulis dan Disusun oleh Peter Pattihahuan dan Aldisyah Latuihamallo

Disusun oleh Aldisyah Latuihamallo

Diproduksi oleh Aldisyah Latuihamallo

Senar: Igor L. Sopamena

Gitar: Stefanus

Vokal Pendukung: Maria Stevani, Aldisyah Latuihamallo

Sutradara Vokal : Aldisyah Latuihamallo

Direkam di Backbeat Studio

Mixing & Mastering oleh Bonar Abraham

Didistribusikan oleh Musik Bagus Indonesia

 

 

Glenn Fredly, Andi Rianto, Mutia Ayu – Cinta Takkan Usai

Tak terasa, tepat 5 tahun mendiang Glenn Fredly pergi meninggalkan kita dengan begitu banyak karya serta kenangan indah. Rasa rindu yang begitu dalam selalu dirasakan oleh Mutia Ayu. Dalam diam, seluruh memori indah yang dihabiskan bersama mendiang Glenn Fredly selalu berputar dalam pikirannya. Tak ada kata usai untuk mencintai walaupun saat ini jiwa dan raganya telah tiada. 

Sama seperti single ‘Dibalas Dengan Dusta’, seorang musisi yang juga merupakan sahabat terdekat Glenn, Opung Irwan Simanjuntak, kembali menemukan lagu ciptaan Glenn Fredly dalam bentuk demo, yaitu “Cinta Takkan Usai”. Pertama kali dipopulerkan oleh Pinkan Mambo sebagai single pertamanya, kini setelah kurang lebih 20 tahun “Cinta Takkan Usai” akan kembali dirilis dalam versi Glenn Fredly berkolaborasi dengan sang istri, Mutia Ayu, dan salah satu komposer hits Indonesia, Andi Rianto. 

Karya ini terasa semakin indah berkat lirik di dalamnya yang menunjukkan bahwa meskipun berpisah dengan jarak yang tak terhingga, rasa cinta yang telah dibangun bersama takkan pernah usai. Walaupun hari demi hari yang dilalui sangat terasa berat untuk dilewati karena tak bersama, namun hati dan langkah ini yakin bahwa dirinya yang telah tiada akan selalu menjaga. Hati takkan berpaling dan hilang rasa wahai kamu yang jauh disana.

Lagu dengan lirik yang manis ini terasa semakin nyata berkat aransemen mengagumkan dengan sentuhan orkestra dari Andi Rianto. 

Mari bersama kita kembali membalas rindu akan sosok Glenn Fredly lewat single kolaborasinya dengan Mutia Ayu dan Andi Rianto yang sudah dapat didengarkan pada seluruh DSP kesayangan kalian.

Tetaplah abadi dan mewangi.

 

LYRICS “CINTA TAKKAN USAI”

Cinta takkan pernah usai

Meski cinta dalam derita

Saat harapan yang gelap ‘kan memudar

Cinta tetap ada walau didera

 

Aku, aku ‘kan disini

Kenyataan harus kulalui

Tak akan ku lari walau memang pahit

Walau ku menangis tetap ku berdiri

 

Meski hancurnya hatiku

Meski berat beban ini

Namun ‘ku tak sendiri

Kar’na cinta sertaku

 

Meski harus kulewati

Seribu jalan yang berliku

Namun ku tahu pasti

Dalam hidupku cinta takkan usai

 

“CINTA TAKKAN USAI” CREDITS

Composed by Glenn Fredly

Vocals : Glenn Fredly & Mutia Ayu

Track produced and arranged by Andi Rianto

Mutia Ayu Vocals directed by Aldisyah Latuihamallo

Glenn Fredly’s vocal recorded by Opung Irwan Simanjuntak

Music preparation service by Poppy Hanadhy

Data wrangler by Sulton Abdul Azis

Mixed by GreenPeak Musik

Mastered by GreenPeak Musik

Distributed by Musik Bagus Indonesia

Song Publisher: Mahakarya Bagus Indonesia

 

 

Indonesian National Orchestra – Blues For You

Indonesian National Orchestra merupakan grup musik yang merepresentasikan musik tradisi Indonesia dengan pendekatan modern. Memiliki tujuan untuk mengedepankan tradisi nusantara dengan landasan musik abad 20, Indonesian National Orchestra berhasil berkeliling benua Asia, Australia dan Eropa untuk tampil sejak tahun 2010. 

 

Dibawah pimpinan Franki Raden, musik dalam Indonesian National Orchestra terdapat mantra Dayak, Bali, Nusa Tenggara Timur, yang berbaur dengan unsur musik Sunda, Sumba, Batak, Minahasa, Betawi, dan Minangkabau. Penampilan luar biasa dari Indonesian National Orchestra mendapatkan antusias yang tinggi dari para penonton yang hadir untuk menyaksikan penampilan mereka dari berbagai macam negara. Franki Raden berharap Indonesian National Orchestra dapat menjadi ujung tombak dari penjelajahan grup musik Indonesia di panggung internasional. 

 

Ingin karya-karyanya dinikmati dalam jangka yang panjang, Indonesian National Orchestra merilis single bertajuk “Blues For You”. Lagu ini merupakan instrumen khas yang dimainkan Indonesian National Orchestra. 

 

Melalui “Blues For You”, Indonesian National Orchestra berharap agar karya-karyanya dapat diterima baik oleh para pecinta musik serta semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia dan juga dunia. 

 

“Blues For You” sudah dapat didengarkan pada seluruh digital streaming platform kesayangan kalian!

 

INDONESIAN NATIONAL ORCHESTRA “BLUES FOR YOU” CREDITS

Music Producer: Franki Raden

 

Written by: Franki Raden

 

Musicians:

Bass: Andreas Wahyudi

Kecapi: Gugun Gumelar

Tarompet: Yoyon Darsono

Kendang: Ade Juhana

Kolintang: Soegiarto Hartono

Taganing: Hendri Desmal

Didgeridoo: Hendri Desmal

Gong & Kempul: Franki Raden

Rebana: Epeng, Hendy, Fahrur

Soprano: Vienesia Jonathan

 

Mixed by: Abui

 

Mastered by: Wisnu Prastowo

 

Mutia Ayu – Like an Angel

Kehadiran seseorang yang tepat untuk mendampingi ketika mengisi hari-hari adalah hal yang patut untuk disyukuri. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur tersebut, salah satunya yaitu menuangkannya ke dalam sebuah lantunan lagu. Hal ini dilakukan oleh Mutia Ayu dalam single terbarunya bertajuk “Like an Angel”.

Lagu “Like an Angel” bercerita tentang sebuah ungkapan syukur atas kehadiran seseorang untuk menemani perjalanan hidupnya. Ibaratkan malaikat yang selalu ada di sekeliling kita untuk menjaga setiap langkah yang kita hadapi. 

Tak ada… ragu di hatiku

Kau kekasihku, cinta terbaikku

Tak tahu bagaimana aku tanpamu

Kamu untukku like an Angel

Mutia Ayu – Like an Angel

Melalui “Like an Angel” Mutia Ayu berharap para pendengar dapat merasakan hal yang dirasakannya. Dan Mutia Ayu juga berharap agar para pendengar dapat menemukan cinta sejati bagaikan malaikat yang selalu menjaga serta melindungi. 

Dengarkan “Like an Angel” pada seluruh digital streaming platform kesayangan kalian!

“LIKE AN ANGEL” SONG CREDITS 

Composed by Pradea Aldi

Produced by Pradea Aldi

Background Vocals by Aurora Zelo, Mutia Ayu

Vocal Directed by Pradea Aldi, Aurora Zelo

Recorded at Glenn Fredly Home Studio

 

“LIKE AN ANGEL” LYRICS

Tak aku duga

Kau hadir disaat aku merasa

Rindukan cinta yang s’lama ini hilang dari hatiku

Untuk sekian lama

 

Kau… seakan tahu apa yang kuharapkan

Yang kubutuhkan

Jadi peneman saat ku berjalan

 

Denganmu… telah ku putuskan

Sluruh hidupku telah ku serahkan

Bersama kita rajut kebahagian

Menaklukan rintangan

 

Tak ada… ragu di hatiku

Kau kekasihku, cinta terbaikku

Tak tahu bagaimana aku tanpamu

Kamu untukku like an Angel

 

 

Paul Latumahina – Hilang Rasa

Berpisah dari orang yang selama ini menemani hari-hari sungguh menyakitkan. Sekian lama melakukan kegiatan bersama, namun perpisahan harus dihadapi sehingga segala yang telah dilakukan bersama harus hilang dan dilakukan sendiri. Lama sendiri, tak ada yang menemani sehingga rasa untuk mencintai perlahan menghilang. Karya indah dari Paul Latumahina bertajuk “Hilang Rasa” menjelaskan tentang hal tersebut.

“Hilang Rasa” merupakan karya terbaru yang dirilis oleh Paul Latumahina dengan nuansa slow dengan tujuan para pendengar dapat menikmati setiap penggalan lirik yang disajikan olehnya. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang telah berpisah dari kekasihnya, sehingga menjalani hari-hari sendiri cukuplah berat dan terasa seperti hilang rasa karena tak ada yang menemani. Namun disaat merasakan hal tersebut, dirinya memaksakan diri untuk mengingat kembali kenangan saat bersama dengan sang kekasih. 

Saat aku hilang rasaku

Kusentuh kenanganmu…

Hati yang beku jadi punya rasa

Saat ku mengenangmu…

Paul Latumahina – Hilang Rasa

Lirik indah yang ditulis oleh Paul Latumahina menggunakan kata-kata yang sangat mudah untuk dipahami para pendengar, sehingga diharapkan “Hilang Rasa” dapat diterima baik di telinga para pecinta musik Indonesia.

Melalui “Hilang Rasa”, Paul Latumahina berharap seluruh karya-karyanya dapat diterima baik oleh para pecinta musik tanah air bahkan dunia. Dan semoga para pendengar yang mungkin saat ini sedang merasakan hilang rasa dapat segera menemukan rasa yang seutuhnya, melalui cinta yang sebenarnya. Dengarkan “Hilang Rasa’ pada seluruh digital streaming platform kesayangan kalian!

“HILANG RASA” SONG CREDITS

Composed by Paul Latumahina

Produced and Arranged by Andre Dinuth

Percussion : Georgie Tanasale

Mixed and mastered by Rayendra Sunito

Backing vocals: Inri Milasi, Eugenia Anggoman, Ethelita

 

“HILANG RASA” LYRICS

Saat aku 

Hilang rasaku

Kusentuh kenanganmu…

 

Hati yang beku 

Jadi punya rasa

Saat ku mengenangmu…

 

Membuatku hidup lagi 

Punya rasa lagi

Semua yang tentang kamu 

Begitu terasa…

 

Terlalu indah untuk kau dilupakan 

Meskipun terlarang untuk menginginkanmu

Terlalu indah untuk kau dihilangkan 

Dari ingatan ku

Meskipun itu

Terlarang

 

Bridge: 

Terlihat hebat padahal ku gak kuat 

Tuhan bantu aku tuk bisa lupa 

Walau hati ini masih berharap 

Bertemu dalam pelukan alam mimpi

 

 

 

Ermukim Squad – Musamus

Ermukim Squad merupakan grup Hip-Hop Rap asal Merauke yang tak jarang tampil dalam beberapa showcase dan gigs lokal Merauke, serta beberapa kompetisi lokal. 

Berbicara soal kompetisi, Ermukim Squad juga merupakan salah satu peserta dari kompetisi, seleksi dan kurasi program kegiatan Quick Win Inkubasi Kreatif di Merauke yang dilaksanakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Ermukim Party, yaitu “Rap & Dance Competition Hip-Hop”. Produk kreatif Rap dan Dance yang sudah terseleksi dan terkurasi oleh Thia Samsudin, Epo D’Fenomeno, dan Pythos Harris yang bertugas sebagai kurator, diberikan kesempatan untuk dibuatkan video klip dan didistribusikan oleh Musik Bagus. Dari begitu banyaknya antusias dari para pelaku seni Papua, Ermukim Squad bersama dengan beberapa grup lainnya terpilih untuk mendapatkan kesempatan berharga tersebut.

Program kegiatan Inkubasi Kreatif di Merauke, Papua Selatan ini merupakan program pendampingan penciptaan hingga pemanfaatan Kekayaan Budaya dan Talenta Indonesia untuk menjadikan Ekonomi Kreatif sebagai New Engine of Growth yang inklusif, kompetitif dan keberlanjutan terutama di Merauke, Papua Selatan.

“Musamus” menjadi salah satu karya dari Ermukim Squad yang terpilih untuk dibuatkan video klip serta dipublikasikan dalam Digital Streaming Platform dengan tujuan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. 

Musamus merupakan sebuah mahakarya alam yang hanya dapat ditemukan di Merauke. Musamus atau rumah semut bukanlah sarang yang dibuat oleh semut namun tepatnya dari hewan sejenis rayap Macrotermes sp.. Musamus memberikan filosofi bermakna bagi masyarakat Merauke. Seperti halnya rayap-rayap Merauke, mereka bekerja dengan ulet tanpa banyak bicara, sehingga hasilnya pun terlihat dari sebuah istana musamus yang menjulang tinggi ke langit dengan begitu megahnya. 

‘Tak perlu banyak bicara, tak perlu tunjukkan apa yang dikerjakan, biarkan orang lain yang melihat hasil karya secara nyata.’ 

Ermukim Squad berharap melalui video klip dan lagu “Musamus”, para pecinta musik Hip-Hop Rap semakin bertambah banyak di Indonesia, dan agar nama Ermukim Squad dapat lebih dikenal di telinga masyarakat Indonesia bahkan dunia melalui karya-karyanya.

Ermukim Squad mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ekonomi Kreatif, Bapak Teuku Riefky Harsya beserta dengan jajarannya, Ermukim Party atas kolaborasinya dengan Inkubasi Kreatif, para kurator Thia Samsudin, Epo D’Fenomeno, dan Pythos Harris yang memberikan masukan untuk karya-karya baik kedepannya, serta Musik Bagus yang memproduksi video klip serta mendistribusikan karya ini ke seluruh Digital Streaming Platform.

“Musamus” Ermukim Squad Credits

Ermukim Squad’s Producer: Crista Sandhy

Ermukim Squad’s Mentor: Kian MC, Marten Dengga, Yoel Bitticaca

Written & Composed by Hamzah Yusuf Bugis, Laurensius Erikson Hekopung, Lukas Elias Waturu, Yoedha Anggy Buana, Yohanes Wilibrordus Selitubun

Produced & Arranged by Lukas Elias Waturu

Mixed & Mastered by Lukas Elias Waturu

Recorded at Ermukim Studio Record 

Lyric Directed by Ermukim Squad

Cover Artwork by Safta Gunadi

YOUR SHOPPING CART

title_goes_here